membangun brand sendiri

Jualan Lebih Banyak dengan Membangun Brand Sendiri

Bisnis berkelanjutan perlu brand, bukan sekedar merek. Seperti yang telah Storelogy bahas sebelumnya dalam perbedaan brand dan merek, brand lebih dari sekadar nama dan logo. Brand adalah nama, logo, kesan, pengalaman, prestise, identitas, semua hal yang dirasa relevan dan terhubung dengan konsumen.

 

Pentingnya brand

 

Sebagai identitas, brand akan mampu membedakan bisnismu dari yang lain. Konsumen akan lebih cepat mengingatmu, sehingga lebih mudah untuk memilih produkmu. Bagaimana mau memakai produk yang lain jika produk yang mereka ingat cuma produkmu?

 

Selain identitas unik yang lebih menonjol dari yang lain, brand juga memiliki prestise dan asosiasi yang akan dirasa relevan oleh konsumen. Keduanya akan menentukan apakah mereka akan terus menggunakan produkmu atau tidak.

 

Selain prestise dan asosiasi, layanan terbaik yang juga telah terintegrasi akan semakin memantapkan loyalitas konsumenmu. Ketika kamu sudah nyaman dengan suatu produk, maka akan sulit untuk berpindah ke yang lain bukan?

 

tentukan produk yang akan dijual - cara memulai bisnis online

 

Meski ada pilihan dengan harga yang lebih murah, konsumen yang telah nyaman dengan pilihannya akan sangat sulit untuk dirubah hatinya. Bisnismu pun bisa bertahan dengan persaingan harga. Kamu masih bisa melenggang santai karena telah berhasil memiliki brand yang relevan dengan konsumen. Tidak takut kehilangan konsumen hanya karena ada yang lebih murah.

 

Maka sangat penting bagi pertumbuhan bisnismu untuk membangun brand dengan segera. Tidak sekedar menentukan apa nama bisnismu dan bagaimana bentuk logonya, kamu perlu menyusun satu identitas utuh yang akan kamu lekatkan pada bisnismu.

 

Proses itulah yang kita kenal sebagai branding.

 

Bagaimana cara untuk branding?

 

Cara membangun brand sendiri

 

Membangun brand tentunya juga berbeda dengan ketika kamu menentukan merek bisnismu. Kamu perlu melakukan persiapan-persiapan agar brandmu nantinya tepat sasaran. Berikut ini cara-cara dasar yang bisa kamu kerjakan mulai dari sekarang.

 

Pelajari pasar dan target konsumen

 

Branding bisnis sangat perlu memperhatikan kondisi pasar terbaru. Tanpa beradaptasi dengan kondisi pasar terkini, bisnismu tidak akan bisa bertahan. Kamu perlu mempelajari pasar, yang berarti kamu harus memperhatikan siapa saja pemain yang akan jadi kompetitormu nantinya dan juga bagaimana pola karakteristik konsumen yang kamu jadikan target.

 

jualan produk - perhatikan lingkungan sekitar

 

Belajar mengenai kondisi pasar bisa kamu lakukan dengan berbagai hal. Misalnya:

 

  • Googling produkmu dan cek siapa saja kompetitor yang muncul
  • Bercakap dengan orang yang masuk dalam kategori target marketmu
  • Cek akun sosial media relevan yang diikuti oleh target marketmu
  • Belanjalah–secara onlilne maupun offline–untuk merasakan sendiri bagaimana perjalanan konsumenmu nantinya dalam mencari hingga membeli suatu produk.

 

Tentukan fokus dan kepribadian brand

 

Konsumen menjadi loyal karena mereka bisa menemukan koneksi antara dirinya dengan brand. Dan koneksi tersebut tidak akan mampu kamu wujudkan dalam bisnismu ketika kamu berusaha untuk merangkul semua orang. Brand yang baik tidak fokus pada semua orang, melainkan hanya akrab dengan segelintir orang saja, yakni target marketmu.

 

pilih target market yang sesuai - cara memulai bisnis online

 

Oleh karena itu, kamu perlu menentukan fokus brandmu. Setelah mengetahui siapa target marketmu, ambil identitas yang relevan dengan mereka. Mudahnya, jadikan brandmu seperti teman dari target marketmu. Sehingga mereka bisa menemukan koneksi serta keakraban pada bisnismu dengan mudah.

 

Tentukan identitas merek

 

Memiliki merek adalah awal dari perjalanan sebuah brand. Kamu perlu menentukan komposisi identitasmu dimulai dari rupa merek tersebut. Hal yang perlu kamu tentukan adalah nama bisnismu, rupa logo, serta skema warna yang nantinya akan diaplikasikan untuk berbagai penggunaan.

 

Aplikasi Warna dalam Berbagai Logo

Aplikasi Warna dalam Berbagai Logo. Grafik oleh thelogocompany.net

 

Baca Juga: Brand Itu Bukan Merek: Ini Dia Perbedaannya.

 

Selain nama, logo, dan warna, kamu juga perlu menentukan gaya bahasa brandmu. Caramu berkomunikasi dengan target marketmu juga sangat berpengaruh atas identitas brand yang ingin kamu pupuk. Penentuan gaya bahasa bisa kamu mulai dengan memilih kata sapaan kepada target marketmu, misalnya. Untuk lebih mudahnya, kamu bisa membayangkan bagaimana caramu berkomunikasi dengan teman sendiri.

 

Jadikan hubungan panjang sebagai prioritas

 

Bisnis yang sukses, yakni bisnis yang produknya habis terjual. Apakah benar demikian? Menjual produk ke satu orang lebih mudah dibandingkan dengan menjual produk ke orang yang sama dua kali. Dan membuat orang yang sama untuk tetap loyal, terus menerus membeli produk kita adalah definisi bisnis sukses yang sesungguhnya.

 

Ini karena kamu berarti telah berhasil menyediakan apa yang mereka cari. Kualitas bisnismu, entah produk atau layanan, begitu baik sampai orang yang pernah mencobanya mau kembali lagi.

 

bagikan produkmu sesering mungkin - cara memulai bisnis online

 

Oleh karenanya kamu perlu menghindari model bisnis yang hanya mau mendatangkan konsumen sebanyak-banyaknya. Jumlah konsumen tinggi memang menguntungkan, tapi akan jauh lebih menguntungkan lagi jika kamu telah berhasil membuat mereka mau kembali lagi. Karena mendatangkan konsumen baru butuh modal (misal budget iklan, dsb). Sedangkan mereka yang loyal mau kembali lagi dengan sukarela.

 

Loyalitas tersebut tidak mudah diberikan oleh konsumen. Kamu perlu membangun brand sedemikian rupa. Yang relevan dan nyaman bagi mereka.

 

Kreatif dan selalu cari cara baru

 

Mempelajari pasar sebagai langkah awal membangun brand bukan berarti kamu harus mencontek kompetitor yang ada. Jika kamu terus-terusan mencontek tanpa berinovasi, maka besar kemungkinan kamu tidak mampu satu langkah lebih maju dari kompetitormu.

 

kreatif - membangun brand

 

Amati pasar. Kemudian cari celah dan adaptasi cara-cara baru nan kreatif. Selain demi menarik perhatian target konsumen, kreativitas juga bisa menyuguhkan pengalaman belanja yang baru.

 

Konsisten dalam komunikasi

 

Sekali lagi, brand adalah identitas. Jika diumpamakan sebagai manusia, brand mempunyai sifat dan karakteristik yang sama hari ini dan juga besoknya. Kamu perlu mengingat hal tersebut, sehingga komunikasi brandmu tetap konsisten.

 

Umpama mudahnya tentu aneh bukan jika temanmu yang biasa menyapa dengan sebutan “bro”, besoknya tiba-tiba menyapa dengan sapaan “sayang”? Sama halnya dengan brandmu.

 

komunikasi konsisten - membangun brand

 

Komunikasi dalam hal ini juga bukan hanya balasan chat customer service. Melainkan juga konten media sosial hingga tulisan keterangan dalam kemasan produk. Perhatikan gaya bahasa yang telah kamu susun agar selalu digunakan dengan konsisten.

 

Sudah punya gambaran bagaimana brand bisnismu nantinya? Mulai rintisan brandmu dengan miliki website toko online sendiri! Daftar sekarang dan coba fiturnya untuk 14 hari pertama. Gratis!

 

Buat Toko Online dalam 1 Menit, Gratis 14 Hari

Post a Comment