Memahami Nama Domain Website Toko Online

Memahami Nama Domain Website Toko Online

Tuntutan masyarakat akan kemudahan berbelanja merupakan tantangan tersendiri bagi para penggiat bisnis masa kini. Penggiat bisnis pun mau tak mau mempelajari perkembangan teknologi untuk mempermudah pengalaman belanja mereka. Salah satunya yang kini penggunaannya semakin meluas adalah website toko online. Berbeda dengan platform marketplace seperti Tokopedia, website toko online atau juga dikenal sebagai website e-commerce mempunyai mekanisme pengaturan yang lebih rumit jika dari sudut orang awam. Kendati lebih rumit, website e-commerce memiliki keunggulan tersendiri. Untuk mengetahui perbedaannya, baca juga artikel berikut.

 

Pilih Marketplace atau Toko Online Sendiri? Pahami Dulu Perbedaannya

 

Dengan website e-commerce, maka Anda harus menggunakan nama domain. Jika Anda masih dalam proses belajar mengenai website e-commerce dan masih asing akan istilah nama domain, maka Anda bisa mempelajarinya melalui artikel berikut.

 

Apa Itu Nama Domain?

 

Nama domain merupakan alamat yang diketik dalam kotak URL aplikasi browser untuk mengakses website Anda. Anda bisa membayangkannya seperti nomor ponsel. Sehingga ketika seseorang ingin mengontak Anda, mereka bisa mengetikkan nomer ponsel Anda, atau menelpon Anda.

 

Perumpamaan lainnya adalah jika website Anda adalah rumah Anda, maka nama domain website tersebut adalah alamatnya.

 

Kedua perumpamaan tersebut diharapkan dapat mempermudah pemahamaan Anda akan nama domain. Dengan memahami konsep dibalik keduanya, Anda diharapkan dapat menangkap konsep dasar nama domain. Namun, penjelasan nama domain tak sederhana kedua perumpamaan diatas.

 

Tiap perangkat komputer memilihi alamat IP unik. Alamat IP tersebut menjadikan suatu komputer dapat berkomunikasi dengan yang lainnya. Akan tetapi, alamat IP lebih sulit diingat. Contoh mudahnya, mana yang lebih Anda ingat: 10.284.85.4 atau Storelogy.com?

 

Nama domain dapat menjadi solusi dari alamat IP yang sulit diingat. Sehingga Anda bisa mengetikkan nama domain daripada serangkaian angka di kotak URL browser.

 

Berikut contoh dari beberapa nama domain.

  • davinti.co.id
  • storelogy.com
  • gadingmurni.co.id

 

Komponen Nama Domain

 

Komponen Nama Domain

 

Nama domain terdiri dari beberapa kompenen yang dibaca dari kanan ke kiri. Di bagian paling kiri, maka Anda akan menemukan TLD (top level domain),atau juga dikenal sebagai ekstensi nama domain. Ekstensi tersebut tersedia dalam berbagai pilihan, mulai dari .com, .co.id, .id, dan masih banyak lagi. Ketiga ekstensi tersebutlah yang paling banyak digunakan untuk kepentingan bisnis di Indonesia.

 

Mid level domain merupakan komponen nama domain yang paling familiar dengan pengguna internet. Terletak setelah www dan sebelum top level domain, mid level domain merupakan bagian nama domain yang paling mudah untuk divariasikan.

 

Komponen terakhir nama domain adalah www yang merupakan standar bagi semua nama domain. Sehingga komponen ini disebut sebagai machine name (nama mesin).

 

Mekanisme Fungsi

 

Setelah memahami nama domain, Anda kini harus memahami bagaimana cara nama domain bisa berfungsi.

 

Ketika nama domain diketikkan dalam kotak URL browser, nama domain mengirimkan permintaan kepada DNS (domain name system). Anda bisa membayangkannya sebagai sebuah buku telepon (yellow pages) yang mempunyai daftar semua alamat IP yang berasosiasi dengan nama domain.

 

Proses permintaan yang dikirim oleh nama domain adalah sebagai berikut.

  • Server akan mencari nama server yang terasoiasi dengan nama domain dan mengajukan permintaan kepada nam server tersebut.
  • Penyedia jasa hosting web yang Anda pakai yang bertanggung jawab atas mengatur nama server Anda. Permintaan nama server akan diteruskan pada server dimana dokumen dan file-file website Anda tersimpan.
  • Server web kemudian mengumpulan informasi yang diajukan dan mengirimkannya kembali web browser Anda untuk ditampilkan.

 

Hubungan antara Nama Domain, Web Host, dan Website

 

Agar bisa memiliki website yang berfungsi, Anda membutuhkan nama domain dan web host.

 

Ketika Anda membeli web hosting, maka Anda akan mendapatkan akses ke server. Server inilah letak dimana file website Anda tersimpan. Perlu Anda ingat kembali website adalah kumpulan file yang berlokasi di nama domain sebagai alamat dimana file tersebut berada. Ketik nama domain ke kotak URL dan web hosting Anda akan menampilkan kumpulan file tersebut melalui browser.

 

Proses membuat website memang rumit. Nama domain dan web hosting hanya sebatas dua hal yang harus Anda siapkan. Anda pun perlu mendesain isi website dengan visual dan konten.

 

Jika Anda mencari solusi pembuatan website untuk berjualan yang mudah, Anda bisa mendapatkan semuanya dengan Storelogy. Yang perlu Anda siapkan hanya nama domain, karena web hosting sudah otomatis tersedia dalam semua paket Storelogy.

 

Buat Toko Online dalam 1 Menit, Gratis 14 Hari

Post a Comment