rahasia sukses jualan online selama ramadan

Rahasia Sukses Jualan Online Selama Ramadan di Facebook dan Instagram

Gempita ramadan selalu membawa rejeki nomplok untuk para pengusaha. Jualan online selama ramadan, terutama barang komoditi seperti baju, sandal, sepatu hingga makanan dan minuman, meningkat penjualannya.

 

Ramadan tahun lalu saja, transaksi produk fashion menyumbang 40% dari keseluruhan transaksi yang terjadi di tahun 2018! Hanya dalam waktu kurang dari 2 bulan, jumlah transaksi hampir mencapai setengah dari total transaksi selama satu tahun.

 

Ramadan tahun ini, tak terasa kurang dari satu bulan lagi. Artinya, para penjual harus sudah memulai persiapan menyambut ‘musim panen’, agar bisa mendapatkan untung maksimal.

 

Untuk menyambut ramadan tahun ini, Facebook mengeluarkan sebuah laporan yang menarik untuk penjual. Laporan tersebut menguak fakta-fakta menarik tentang transaksi jual beli online yang ada di Facebook dan Instagram di tahun 2018.

 

Laporan ini bisa jadi sebuah ‘teknik rahasia’ yang bisa kamu gunakan untuk dapat untung maksimal di ramadan tahun ini. Apa saja yang bisa kamu dapatkan dari laporan ini?

 

ramadan di fb dan ig

 

Overview Ramadan on Facebook and Instagram 2018

E-book yang bertajuk “Ramadan on Facebook and Instagram: Indonesia 2019” ini secara umum membahas data penggunaan Facebook dan Instagram selama ramadan mulai tahun 2015-2018, serta potensi penjualan yang menguntungkan.

 

Melalui laporan ini kamu bisa mengetahui pola tingkah laku konsumen saat ramadan. Jadi, setelah tahu kebiasaan konsumen, kamu bisa memaksimalkan proses marketing kamu dengan merespon kebiasaan tersebut.

 

pos terkait selama ramadan 2018

 

Contohnya: kebanyakan orang mengakses konten di FB dan IG saat ngabuburit. Momen ini bisa kamu maksimalkan dengan posting feed, atau stories.

Apa saja yang bisa kamu pelajari dari tahun lalu?

Produk terlaris tak banyak berubah

Setiap tahunnya, ramadan selalu identik dengan produk tertentu yang sangat laris di pasaran. Stigma baju dan penampilan baru sangat mempengaruhi kondisi pasar selama ramadan. Jadi, bisa ditebak jika setiap tahunnya penjualan produk fashion dan aksesoris menjadi produk yang paling laris di pasaran.

 

data online shop ramadan 2018

 

Namun, ternyata ada produk-produk lain yang juga mengalami peningkatan penjualan selama ramadan. Produk itu antara lain makanan dan minuman, perlengkapan rumah tangga dan produk perjalanan (terutama sebelum hari raya).

 

Penjual bisa memanfaatkan tren ini untuk berjualan salah satu produk yang sedang laris ini. Namun, penjual akan menemui banyak pesaing dan berebut pasar. Oleh karenanya, segmentasi pasar dapat jadi solusi untuk menemukan konsumen yang loyal.

 

Mulai dengan menata IG feeds

Salah satu hal yang wajib dipersiapkan sebelum menyambut masa panen jualan adalah etalase produk. Semakin menarik ‘showcase’ sebuah produk, semakin besar kemungkinan konsumen membeli.

 

Dari banyak channel penjualan, ada satu yang sedang booming, Instagram. Pengguna Instagram di Indonesia mencapai lebih dari 50%, dengan frekuensi akses yang sangat tinggi.

 

Artinya, sebagian pengguna Instagram secara rutin akan membuka aplikasinya sekedar ingin update, atau mencari referensi produk yang ingin dibeli.

 

Jika kamu bisa mempercantik tampilan feed akun bisnismu, pengunjung akan lebih percaya untuk membeli barang jualanmu. Selain itu, menata feeds Instagram juga bukan perkara yang memakan banyak uang.

 

Cukup update dengan foto produk yang menarik dengan desain yang eye-catching. Pastinya harus sesuai dengan apa yang disukai oleh target market.

 

Jangan lupakan stories

Kalau berbicara tentang Facebook dan Instagram, ada satu fitur yang akhir-akhir ini jadi tren: stories. Fitur ini bisa dengan mudah kamu temukan di bagian atas aplikasi.

 

Fitur stories ini menawarkan pengalaman unik bagi pengguna dan pemilik akun bisnis. Stories lebih menonjolkan personal touch daripada estetika foto. Sama seperti namanya, fitur ini kebanyakan digunakan pengguna untuk menceritakan apa yang sedang mereka lakukan.

 

Bagi pemilik akun bisnis, stories bisa digunakan sebagai sarana komunikasi yang lebih personal dan dekat ke followers. Hasilnya, proses jualan bisa jadi lebih cair dan efektif.

 

fb ig stories ramadan 2018

 

Buktinya, 1 dari 2 orang yang menggunakan fitur ini berbelanja lebih banyak dibanding yang tidak. Artinya, stories meningkatkan kemungkinan pengguna membeli produk tertentu.

 

Sebagai pengusaha, kamu tentu tak mau melewatkan kesempatan ini ‘kan.

 

Buat kalender IG feed dan stories

Hal lain yang coba disoroti oleh Facebook melalui laporan ini adalah pola penggunaan aplikasi oleh penggunanya. Lebih khusus, Facebook memberikan data mengenai jam berapa saja pengguna sering mengakses aplikasi Facebook dan Instagram.

 

Hasilnya, selama ramadan 2018, diketahui pengguna sering menggunakan aplikasi mulai pagi hari, dan puncaknya pada sesaat sebelum buka puasa. Artinya, pemilik akun lebih sering membuka aplikasi sembari menunggu waktu berbuka.

 

pos terkait selama ramadan 2018

 

Kondisi ini bisa dimanfaatkan oleh penjual yang mengandalkan traffic organik maupun iklan, dengan mengunggah gambar di jam-jam sebelum buka puasa, atau lebih awal. Dengan begitu, akun bisnis akan mendapat beberapa engagement terlebih dahulu sebelum muncul di feed follower mereka.

 

Disinilah pentingnya membuat jadwal post. Karena dengan jadwal ini pemilik akun hanya perlu menyiapkan gambar, dan mengunggahnya di waktu yang telah ditentukan.

 

topik pos fb dan ig 2018

 

Tapi, ada baiknya pemilik akun membuat jadwal unggahan gambar mulai dari seminggu atau dua minggu sebelum ramadan. Gambar di atas menunjukkan bahwa kenaikan traffic dan posting terjadi semenjak 2 minggu sebelum hari pertama ramadan.

 

Ini bisa jadi ajang pemanasan untuk bisnismu, juga memberi kesan kamu siap menyambut ramadan dan lebaran dengan baik. Akhirnya, follower bisa langsung membeli produk bisnismu saat mereka siap untuk melakukan pembelian.

 

Persiapkan toko online dengan desain menarik

Memiliki toko online jadi satu hal yang penting untuk sebuah bisnis online. Karena dengan toko online, kamu bisa melakukan banyak aktivitas marketing secara individu, seperti iklan dan diskon.

 

Sering kali pengusaha yang terlalu mengandalkan marketplace akan kesulitan ketika akan mempromosikan produk mereka. Kesulitan juga akan mereka rasakan ketika melakukan integrasi dengan media sosial.

 

Menyambut ramadan, ada baiknya kamu mulai mempertimbangkan membuat sebuah toko online sederhana, namun bisa kamu andalkan untuk proses marketing. Dan, bagi yang sudah memilikinya, kamu perlu membuat desain yang menarik, sehingga konsumen semakin tertarik membeli produkmu.

 

 

Facebook tak hanya memperhatikan apa yang terjadi di aplikasinya saja, namun juga faktor eksternal yang mempengaruhi. Gambar di atas menunjukkan bahwa sebelum membeli produk, konsumen memiliki kecenderungan untuk mencari produk tersebut, entah melalui Google maupun Facebook dan Instagram.

 

Awal tahun ini, Google menyatakan lebih dari 90% konsumen akan mencari produk yang akan mereka beli di mesin pencari. Artinya, kalau kamu ingin mendapatkan konsumen, kamu harus bisa menampilkan bisnismu di mesin pencari.

 

Sesuatu yang sangat sulit dicapai jika kamu tak memiliki toko online.

 

Perhatikan tanggal-tanggal penting

Hal terakhir yang harus kamu perhatikan adalah tanggal-tanggal penting sebelum dan selama ramadan. Kamu tentu tak mau bisnismu stagnan karena faktor eksternal yang menghambat kan.

 

Salah satu caranya adalah dengan mempersiapkan sejauh mungkin segala kemungkinan yang bisa terjadi. Perhatikan tanggal penting dan buat skenario tertentu untuk memaksimalkan potensi yang ada.

 

tanggal penting ramadan 2019

 

Tanggal penting yang harus kamu tahu terdiri dari:

  • Awal puasa
  • Lebaran
  • Cuti bersama
  • Libur layanan logistik
  • Pemberian THR
  • Prediksi arus mudik

 

Tips penting lainnya yang jangan dilewatkan

Foto produk

Foto jadi salah satu hal yang sangat penting untuk kamu persiapkan selama ramadan. Usahakan setiap foto yang akan kamu unggah ke akun bisnis atau toko online bertema ramadan.

 

Pastikan kamu memilih foto dengan kualitas terbaik yang kamu posting. Kualitas foto akan mempengaruhi keinginan konsumen berbelanja di tokomu.

 

Mulai iklan lebih awal

Ingin penjualan meningkat pesat selama ramadan? Coba gunakan iklan.

 

Iklan sangat efektif untuk mendatangkan pelanggan baru untuk membeli produkmu. Apalagi iklan yang kamu pasang di Facebook dan Instagram, bisa mentarget dengan efektif orang-orang yang cocok dengan target pasarmu.

 

tanggal mulai jualan online

 

Hanya saja, saat-saat ramadan nanti, pasti banyak penjual lain yang juga memasang iklan. Imbasnya, sainganmu bertambah dan lebih susah untuk menarik perhatian.

 

Data dari Facebook menunjukkan bahwa penjualan barang memuncak di 2 minggu terakhir. Artinya, kamu dan penjual lain pasti bersaing ketat di kurun waktu tersebut.

 

Solusinya adalah coba beriklan lebih awal. Kamu bisa coba mulai beriklan mulai dari 2 minggu sebelum ramadan. Fokuslah untuk memperbanyak follower dan membangun brand awareness, agar saat calon konsumen ingin belanja, ia dapat langsung membeli di tokomu tanpa melirik penjual lain.

 

Adakan event online/offline

Ramadan dikenal sebagai bulan dimana banyak usaha menyelenggarakan event, baik itu online maupun offline. Kamu juga bisa membuat event ini untuk meningkatkan awareness terhadap tokomu.

 

Kamu bisa mengadakan kontes foto misalnya, atau buka bersama komunitas dan masih banyak lagi. Manfaatkan suasana ramadan untuk membangun kedekatan antara kamu dengan pembeli produkmu.

 

Promosi penjualan

Tak hanya event, ramadan selalu penuh dengan diskon. Kalau memungkinkan, kamu bisa memberi diskon untuk pembeli. Tapi jangan dipaksakan.

 

Masih ada beberapa cara lain yang patut untuk dicoba, salah satunya adalah gratis ongkir. Konon, promo seperti ini lebih disukai oleh konsumen toko online daripada promo diskon yang tidak terlalu besar.

Kamu juga bisa membuat promo yang terikat dengan event online, seperti kontes foto atau stories yang menarik. Perlu diingat, jangan membuat promo diskon dengan waktu yang terlalu lama, karena selain akan menguras kantong modalmu, jangka waktu diskon yang sedikit akan memberi kesan hype yang lebih besar.

 

Ada banyak hal yang perlu kamu persiapkan untuk bisnismu di bulan ramadan. Namun, kalau kamu melakukannya dengan baik, persiapan itu akan jadi hasil yang baik. Yang terpenting adalah kamu siap dengan segala kemungkinan yang ada, termasuk produkmu akan ramai pembeli.

Post a Comment