8 Tips untuk Iklan Video Instagram yang Lebih Efektif

8 Tips untuk Iklan Video Instagram yang Lebih Efektif

Instagram mempunyai 400 juta pengguna yang mengunggah hingga 80 juta foto tiap harinya. Kepopulerannya ada ditengah generasi milenial, yang kini telah menjadi generasi yang mempunyai daya beli seiring dewasa-muda mulai bekerja setelah menyelesaikan jenjang pendidikannya. Maka tidak heran jika Instagram menjadi pilihan media marketing bagi mayoritas penggiat bisnis. Selain melalui pembuatan akun layaknya akun Instagram reguler, penggiat bisnis juga bisa memanfaatkan Instagram dengan memasang iklan didalamnya. Sebelumnya telah dibahas 4 tipe iklan yang disediakan oleh Instagram. Kali ini Storelogy akan membahas tips membuat salah satu dari 4 tipe tersebut, yakni iklan video Instagram.

 

4 Tipe Instagram Ads, Mana yang Sesuai untuk Bisnis Anda?

 

Perhatikan 3 Detik Pertama

 

Pengguna Instagram menggulung (scroll) beranda mereka dengan cepat, sehingga konten yang tidak menarik perhatian mereka akan dilewati begitu saja. Namun, Instagram juga menerapkan fitur putar otomatis (autoplay) terhadap konten video, sehingga pengguna tidak perlu menekan play untuk menontonnya. Fitur autoplay tersebut bisa Anda manfaatkan ketika memasang iklan video Instagram.

 

Agar dapat menarik perhatian, maka video yang Anda gunakan harus bisa menarik pengguna Instagram dalam 3 detik pertama. Hal ini karena dalam kurun 3 detik, pengguna Instagram pada umumnya masih membaca caption konten, belum melanjutkan scrolling layar. Pastikan dalam 3 detik tersebut pengguna Instagram bisa mengetahui bahwa iklan Anda adalah sebuah video meskipun pengaturan suara dalam ponsel mereka dalam keadaan senyap. Gunakan warna dan gerakan yang menyolok. Dengan begitu, pengguna Instagram bisa mengetahui secara langsung bahwa iklan Anda bukan gambar, melainkan video.

 

Tentukan Thumbnail

 

Thumbnail adalah gambar yang tampil sebelum video mulai berputar. Sehingga sama seperti poin 3 detik yang dibahas sebelumnya, menentukan thumbnail video pun sama pentingnya untuk membuat pengguna Instagram agar mau memutar iklan video Instagram Anda. Pilih thumbnail yang menarik perhatian pengguna Instagram, yang sejalan dengan caption yang Anda tulis.

 

Tambahkan Teks

 

Meskipun iklan video mempunyai keuntungan karena memiliki visual dan audio sekaligus, pengaturan default Instagram mengharuskan penggunanya untuk menyentuh layar agar audio bisa terdengar. Untuk mengakalinya, maka tambahkan teks dalam iklan video Anda. Perhatian pengguna Instagram pun akan lebih cepat tertangkap dengan teks tersebut dibandingkan audio yang belum tentu didengarkan.

 

Caption konten dan tambahan teks dalam video dapat membantu menangkap perhatian pengguna Instagram untuk menonton video hingga habis. Namun, tambahan teks yang terlalu banyak malah dapat membuat video terlihat berantakan. Sebagai konten yang mempunyai visual hingga audio sekaligus, pastikan Anda tidak hanya memanfaatkan sisi visual saja.

 

Memecahkan Masalah

 

Iklan video Instagram baiknya dapat mengidentifikasi masalah dan mengenalkan solusinya. Solusi dari masalah bersangkutan adalah apa yang dapat produk Anda tawarkan. Anda bisa menggunakan video yang menceritakan identifikasi masalah tersebut hingga proses bagaimana produk Anda memecahkannya.

 

Tak Nampak Seperti Iklan

 

Iklan video Instagram baiknya “berbaur” dengan beranda Instagram sehingga iklan Anda tidak nampak seperti iklan. Hal ini karena pengguna Instagram telah jenuh dijejali oleh iklan. Dengan iklan yang tidak melebih-lebihkan dalam menawari produk, maka kemungkinan iklan video Anda untuk ditonton akan lebih besar. Contohnya iklan video yang tidak nampak seperti iklan adalah seperti video berikut.

 

Dimensi Video yang Pas

 

Tidak seperti iklan video Facebook, iklan video Instagram tidak dapat diperbesar dengan fitur fullscreen. Dengan kata lain, jika dimensi video Anda landscape, maka video akan terlihat kecil. Pengguna Instagram pun kemungkinan besar tidak bisa melilhat detil yang ada dalam video. Namun, jika iklan video Anda pasang di fitur Stories Instagram, maka video dapat tampil memenuhi layar.

 

Iklan yang efektif adalah iklan yang bisa memanfaatkan ruang kosong dengan baik. Maka, maksimalkan tampilan iklan video Instagram Anda dengan menggunakan aspek rasio 1:1 atau persegi. Dimensi yang direkomendasikan untuk iklan video beranda adalah 1080 x 1080 sedangkan untuk Stories adalah 1080 x 1920.

 

Tambahkan Tombol CTA yang Jelas

 

Iklan video Instagram sebaiknya tidak digunakan sebagai “teaser“. Jika Anda beriklan untuk mengenalkan diskon misalnya, maka lebih baik Anda membeberkan diskon tersebut sejelas mungkin. Hal ini karena pengguna Instagram mencari konten pendek yang mudah untuk “dikonsumsi” dengan cepat. Sehingga, jika Anda menggunakan bahasa yang terlalu bertele-tele pada pengenalan diskon tersebut, besar kesempatan pengguna Instagram akan mengacuhkan iklan yang Anda pasang.

 

Contohnya saja tawaran harga spesial pizza yang ingin Anda iklankan. Dibandingkan dengan penggunaan kalimat “Special Deal This Week Only” lebih baik Anda menggunakan caption: “Dapatkan pizza reguler hanya dengan harga Rp60.000 untuk minimal pembelian 2 pizza khusus minggu ini.”

 

CTA atau call to action bisa Anda arahkan ke halaman website yang berisi syarat dan ketentuan lebih lanjut mengenai penawaran tersebut.

 

Jelaskan apa yang ingin Anda capai dengan iklan yang Anda pasang dengan memberi detil yang sesuai. Contoh penawaran harga pizza diatas mempunyai caption yang menarik perhatian pengguna Instagram dengan menyebutkan harga dan ketentuan dasar secara langsung.  Mereka yang telah tertarik pun akan mengklik tombol CTA yang ada untuk mendapatkan informasi lebih jelas, seperti ketentuan outlet, hingga varian pizza.

 

Optimalkan Landing Page untuk Akses Ponsel

 

Landing page adalah tautan yang Anda sisipkan dalam tombol CTA iklan video Anda. Jika yang Anda sisipkan adalah tautan website Anda, maka pastikan website Anda telah teroptimisasi untuk akses melalui ponsel (mobile friendly). Hal ini bukan tanpa sebab, melainkan karena mayoritas pengguna Instagram mengakses Instagram menggunakan ponsel. Dengan begitu, website Anda pun lebih mudah untuk dijelajahi oleh pengguna Instagram. Selain tampilan website yang tentunya menyesuaikan ukuran layar ponsel dari ukuran layar dekstop, website mobile friendly juga membutuhkan data yang lebih sedikit, sehingga akan termuat lebih cepat.

 

Buat Toko Online dalam 1 Menit, Gratis 14 Hari

Post a Comment