5 Kunci Penting agar Logo Brand Mudah Dikenali

5 Kunci Penting agar Logo Usaha Mudah Dikenali

Logo usaha yang baik haruslah mudah dikenali oleh konsumen. Selain mudah dikenal, logo usaha pun harus mampu merepresentasikan brand bisnis yang bersangkutan. Tantangan dalam membuat logo usaha memang selalu ada pada kedua hal tersebut. Terutama bagi bisnis-bisnis baru yang ingin memperkenalkan dirinya kepada masyarakat umum, tantangan tersebut pun terasa semakin sulit.

 

Banyaknya logo usaha yang telah digunakan di luar sana pun memperberat penyelesaian pembuatan logo usaha. Logo usaha haruslah berbeda dengan yang lain agar mudah diasosiasikan dengan identitas brand bisnis Anda, namun tak begitu unik sehingga sulit diasosiasikan dengan produk yang Anda tawarkan. Penggunaannya secara fisik dan digital juga harus turut dipertimbangkan. Berikut Storelogy bagikan kunci-kunci penting dalam pembuatan logo usaha agar brand bisnis Anda mudah dikenali oleh masyarakat umum.

 

Pertimbangkan Penerapan Mobile

 

Perkembangan teknologi yang turut andil dalam perkembangan ekonomi memang telah membuat banyak bisnis sadar akan pentingnya bisnis secara online. Dalam hal online sendiri, tak hanya dalam cakupan akses dekstop saja, melainkan juga aksesnya secara mobile melalui ponsel dan tablet. Akses mobile inilah yang sering luput dari pertimbangan banyak bisnis saat membuat logo. Mobile bukanlah sekedar medium pemasaran bisnis, namun juga telah menjadi bagian dari kemudahan konsumen untuk menikmati bisnis Anda.

 

Tentunya logo usaha pun harus disesuaikan karena jika diakses secara mobile tampilannya pun akan berbeda. Bayangkan saja jika logo usaha yang digunakan dalam website sama persis dengan logo usaha yang digunakan sebagai ikon aplikasi ponsel. Yang detilnya bisa terlihat secara jelas berubah menjadi buram karena resolusinya yang kecil saat digunakan sebagai ikon.

 

Untuk itu, Anda pun perlu membuat beberapa versi dari logo usaha jika logo usaha yang Anda pilih memiliki detil yang cukup rumit. Namun, perlu diingat versi lain logo yang lebih sederhana pun harus memiliki kemiripan yang cukup sehingga konsumen pun mengetahui jika logo usaha tersebut masih merepresentasikan bisnis Anda.

 

Fleksibilitas

 

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, penggunaan logo untuk bisnis sekarang tidak sebatas untuk cetak fisik saja. Logo pun akan banyak digunakan secara digital. Anda pun perlu mempertimbangkan detil-detil kecil logo yang sepintas tak terlihat jika digunakan untuk kepentingan cetak, namun kentara jika digunakan untuk kepentingan digital. Contohnya saja typeface yang digunakan oleh Google. Dulunya Google menggunakan font jenis serif namun sekarang telah dirubah menjadi font jenis sans yang lebih terlihat minimalis.

 

Perkenalkan secara Relevan

 

Meskipun logo bisa merepresentasikan bisnis Anda, namun jika tidak terus menerus diperkenalkan kepada masyarakat umum, mereka pun tak kunjung familiar dengan bisnis Anda. Oleh karena itu, Anda pun perlu terus menerus menggunakan logo dalam campaign media sosial.

 

Cantumkan logo dalam post media sosial, gunakan sebagai foto profil, hingga dalam konten artikel blog website. Namun perlu Anda perhatikan bahwa logo tak bisa dicantumkan begitu saja. Dalam media sosial, yang menjadi sorotan utama adalah konten atau cerita yang Anda suguhkan kepada konsumen, bukan sekedar memperlihatkan logo Anda kepada khalayak umum.

 

Perhatikan Kepentingan Brand

 

Jangan mengutamakan tampilan saat membuat logo. Yang harus menjadi prioritas utama dalam logo adalah apa saja yang diperlukan oleh brand Anda, apa yang diperlukan agar masyarakat mengerti apa yang Anda coba tawarkan kepada mereka.

 

Contohnya saja brand transportasi online GO-JEK, logonya sangatlah sederhana, hanyalah orang berkendara dengan wi-fi diatasnya. Namun, gabungan 2 gambar tersebut telah sukses mengkomunikasikan layanan mereka secara efektif: ojek yang dapat dipesan secara online.

 

Hindari Kompleksitas

 

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan oleh pelaku bisnis adalah menjejalkan banyak pesan dalam desain visual logo mereka. Pada akhirnya, logo pun mempunyai detil yang ruwet, sehingga identitas brand dibaliknya pun akan sulit dikenali. Padahal, logo yang baik adalah logo yang mampu mengkomunikasikan satu pesan secara efektif.

 

Masih mengambil GO-JEK sebagai contoh. Logo orang mengemudi dan wi-finya secara efektif mampu membuat masyarakat umum mengerti produk apa yang ingin mereka tawarkan, yakni layanan transportasi roda dua yang dapat dipesan secara online.

 

Buat Toko Online dalam 1 Menit, Gratis 14 Hari

Post a Comment