4 Tips Membuat Testimoni Konsumen Lebih Efektif

4 Tips Membuat Testimoni Konsumen Lebih Efektif

Calon konsumen yang tertarik dengan produk Anda sebelum memutuskan untuk membeli pasti akan menimbang-nimbang terlebih dahulu. Mereka akan melakukan “pencarian” apakah apa yang Anda tawarkan memang benar-benar pantas untuk uang yang akan dibayarkan. Pencarian tersebut selalu dimulai dari ulasan atau testimoni konsumen Anda sebelumnya. Jika calon konsumen melihat bahwa telah banyak orang yang puas dengan bisnis Anda dari segala sisi (produk, harga, layanan, garansi, dsb) maka besar kesempatan mereka pun memutuskan untuk membeli produk Anda.  Konsumen Anda bertambah, penjualan pun meningkat.

 

Namun, banyak pemilik bisnis yang menganggap remeh fungsi testimonial konsumen. Sehingga tak jarang yang menyediakannya asal-asalan, bahkan memalsukannya. Agar testimoni bisa meyakinkan calon konsumen dengan lebih efektif, terapkan 4 hal berikut.

 

Gunakan Nama, Wajah, dan Tempat

 

Calon konsumen yang berniat membeli produk Anda akan mencari testimoni, namun mereka selalu mencari tesimoni yang asli. Di era dimana semua bisa dipalsu, testimoni pun bisa dibuat-buat dengan bot. Testimoni yang memang benar-benar dari konsumen Anda sebelumnya lebih bermanfaat. Untuk meyakinkan calon konsumen, maka cantumkan nama, foto, dan asal kota atau perusahaan konsumen Anda sebelumnya. Tentu saja pencantuman tersebut harus dengan seijin konsumen yang bersangkutan. Jangan pernah mencantumkan informasi pribadi konsumen tersebut tanpa persetujuan. Selain tidak etis, hal tersebut juga bisa berakibat pada kredibilitas bisnis Anda.

 

8 Cara Meningkatkan Penjualan Online

 

Cantumkan Feedback Positif

 

Calon konsumen ingin memahami mengapa konsumen-konsumen Anda sebelumnya begitu menggemari bisnis Anda. Apakah Anda memiliki harga bersaing, produk unik, atau pelayanan ekstra yang memberikan pengalaman berbelanja berbeda? Pastikan untuk mencantumkan testimoni yang menyinggung keunggulan Anda.

 

Gunakan Testimoni Pendek

 

Testimonal yang baik tidak perlu menggunakan cerita dan deskripsi panjang lebar, hanya perlu mencantumkan hal positif dari bisnis Anda. Oleh karena itu, Anda perlu memastikan testimoni yang ditampilkan singkat dan jelas, hanya terdiri dari beberapa kalimat pendek. Dengan begitu, calon konsumen bisa dengan mudah menangkap poin positif bisnis Anda tanpa harus membuang banyak waktu.

 

Bagaiman jika Anda mendapatkan testimoni mendetil yang disampaikan oleh konsumen? Tidak perlu membuangnya, Anda bisa mengolah cerita dibalik testimoni tersebut menjadi konten marketing.

 

Perbarui Testimoni

 

Testimoni konsumen yang diberikan beberapa tahun lalu bisa membantu membentuk image bisnis yang berpengalaman. Namun, Anda harus memastikan bahwa testimoni yang bersangkutan masih relevan dengan bisnis Anda kini. Jika testimoni Anda cantumkan dalam website toko online, maka pastikan testimoni-testimoni terebut tetap relevan seiring dengan perkembangan bisnis Anda. Jangan pernah berhenti untuk meminta ulasan dan testimoni dari konsumen-konsumen Anda. Dari testimoni-testimoni tersebut, Anda pun bisa melihat apa yang digemari konsumen dan apa yang tidak, sehingga Anda pun bisa terus meningkatkan bisnis Anda.

 

Buat Toko Online dalam 1 Menit, Gratis 14 Hari

Post a Comment